Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios!

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 01

Dunia otomotif dikejutkan atas apa yang terjadi pada Daihatsu dan Toyota. Penyebabnya adalah pihak Daihatsu Motor Co., Ltd diduga melakukan pemalsuan data hasil uji tabrak samping dari sejumlah modelnya yang dipasarkan untuk Toyota Motor Corp.

Melalui keterangan resminya, Jumat malam, 28 April 2023 waktu setempat, pihak Daihatsu Motor Co.,Ltd mengakui kalau mereka telah memodifikasi bagian dalam pintu untuk memanipulasi data uji tabrak samping.

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 02

Toyota Yaris Ativ 2023 di Malaysia dan Thailand

Pintu tersebut sebenarnya saat uji tabrak bisa menyebabkan pecah dan mencederai pengemudi atau penumpang ketika airbag samping mengembang pada saat terjadi benturan. Tapi pihak Daihatsu menambahkan suatu komponen untuk meminimalkan risiko pecahan tersebut ketika pengujian berlangsung.

Baca juga: 520 Ribu Unit Nissan X-Trail, Serena dan Leaf di Jepang Kena Recall, Bagaimana Indonesia?

Manipulasi Daihatsu untuk Toyota Vios Hingga All New Agya 2023

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 01

Toyota Agya GR Sport

Masih melalui keterangan resminya, Daihatsu mengakui kalau kesalahan ini dilakukan untuk sekitar 88.000 unit mobil yang akan dipasarkan oleh Toyota ke beberapa negara di Asia Tenggara, dan Amerika Latin.

Antara lain untuk Toyota Yaris Ativ (All New Vios) yang diproduksi di Thailand dan Malaysia untuk pasar Thailand serta Mexico. Kemudian untuk Perodua Axia (Daihatsu Ayla 2023) yang diproduksi di Malaysia untuk kebutuhan pasar domestik. Serta Toyota Agya 2023 yang diproiduksi di Indonesia untuk pasar Ekuador.

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 02

Unitnya untuk pasar ASEAN dan beberapa negara lain

Unit lain yang juga diduga terpengaruh oleh kasus ini adalah Toyota Yaris Cross untuk pasar Asia Tenggara yang juga dikembangkan oleh Daihatsu. Model ini kabarnya akan menjadi SUV 7 seater untuk negara ASEAN seperti Malaysia dan Indonesia. Namun akibat kasus ini, Toyota langsung menghentikan proses pengembangannya.

Baca juga: Belum Sampai di Indonesia, 11 Ribu Unit Suzuki Grand Vitara 2023 Terdampak Recall

Toyota Stop Produksi Vios dan Agya

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 03

Toyota Vios di Indonesia

Menindaklanjuti pengumuman Daihatsu tersebut, Chairman Toyota Akio Toyoda dan CEO Koji Sato langsung menggelar konferensi pers darurat di Jepang. Toyoda meminta maaf kepada seluruh masyarakat, dan juga menghentikan produksi sejumlah model yang dikembangkan bersama Daihatsu.

“Kesalahan yang dilakukan Daihatsu Motor Co., Ltd. adalah masalah yang menyangkut keselamatan, yang merupakan aspek terpenting dari kendaraan. Kami menganggap ini sebagai tindakan yang benar-benar tidak dapat diterima yang mengkhianati kepercayaan pelanggan kami. Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan kami di seluruh dunia dan semua pihak terkait atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan,” ucap Toyoda, dalam pernyataan resminya dikutip dari Marketscreener.

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 04

Chairman Toyota Akio Toyoda

Toyoda pun mengungkapkan kalau pihaknya bakal melakukan penyelidikan lebih lanjut terutama untuk semua model-model yang bekerja sama dengan Daihatsu. Dan nantinya hasil penyelidikan menyeluruh tersebut akan diumumkan kepada publik.

“Saya secara pribadi berjanji kepada pelanggan kami bahwa Toyota tidak akan melarikan diri, berbohong, atau memutarbalikkan fakta. Kami menganggap ini masalah serius yang terjadi di grup perusahaan kami,” tukasnya.

Baca juga: Honda Ingatkan Kembali Mobil yang Terkena Recall, Ini Daftar Modelnya

Apakah Berbahaya Buat Konsumen?

Waduh, Daihatsu Manipulasi Hasil Uji Tabrak Toyota Agya 2023 Hingga All New Vios! 05

Bagian panel pintu yang berbahaya dan tidak diterapkan ke mobil yang diproduksi

Pengakuan Daihatsu ini sebenarnya merupakan bentuk tanggung jawab dari standar internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk perlindungan keselamatan tabrakan samping. Standar ini dikenal sebagai UNECE R95, setara GCC Standardization Organization (GSO) yang diadopsi oleh Gulf Cooperation Countries (GCC) di Timur Tengah.

Seharusnya panel pintu bagian dalam dipasang komponen tambahan untuk mencegah panel pintu tersebut pecah dan menimbulkan potongan tajam yang bisa melukai penumpang. Nah komponen tersebut tidak dipasang oleh Daihatsu pada model produksinya, hanya dipasang pada saat uji tabrakan.

Pihak Diahatsu sendiri mengungkapkan konsumen tetap dapat menggunakan kendaraan mereka seperti biasa. Sementara Toyota berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk tindakan lainnya. Dan karena pengumuman ini baru saja berlangsung di Jepang, maka mereka akan menindaklanjutkannya segera ke pihak UMW Toyota Motor Thailand, serta Perodua di Malaysia.

Bagaimana Toyota Astra Motor dan Daihatsu Astra Motor?

LihatTutupKomentar